10 Perbedaan Sistem Dropship Shopify dengan Platform Lainnya

Dropship menawarkan berbagai kemudahan yang didambakan para pelaku usaha pemula. Sebut saja modal awal terjangkau, waktu kerja fleksibel, dan usaha yang bisa dikelola secara online. Melihat peluang tersebut, Shopify menawarkan wadah terbaik untuk ingin memulai usaha dropship.

Telah digunakan di 175 negara, Shopify memudahkan siapa pun untuk membangun website tanpa harus menguasai bahasa pemrograman atau coding. Berbagai fitur dan layanan yang disediakan pun tak kalah profesional dengan platform-platform lain. Untuk memahami sistem dropship Shopify, berikut sepuluh hal yang membuat penyedia layanan ini lebih menonjol.

1.Tak ada batasan kuota produk

Apa supplier atau pemasok produk yang Anda pilih selalu menyediakan stok dalam jumlah besar? Shopify adalah tempat yang tepat untuk mengelola dropship berkuantitas besar, karena tak ada batasan kuota yang diberlakukan. Anda berhak memasukkan produk sesuai jumlah yang diinginkan tanpa harus menunggu habis terlebih dulu saat akan menambahnya.

Walau sistem dropship Shopify ini menguntungkan, pemula sebaiknya membatasi dahulu jumlah produk yang akan ditampilkan. Tambah sedikit demi sedikit saat penjualan meningkat, sehingga Anda bisa memprediksi rata-rata jumlah produk yang laku beserta keuntungan yang diperoleh.

2. Bisa menjual produk fisik dan digital

Masih banyak orang yang mengira kalau dropship hanya terbatas pada produk fisik. Faktanya, Anda dapat memasarkan produk digital seperti e-book, konten grafis, foto, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, Shopify pun mendukungnya dengan menyediakan fitur untuk menentukan jenis produk yang akan dipasarkan kepada konsumen.

Bukan hanya dalam penjualan, Shopify pun bakal membantu pihak supplier dalam mengirimkan produk melalui email maupun diunduh melalui penyimpanan online (cloud storage). Sistem dropship Shopify ini yang membuatnya unggul dari yang lain.

3. Masih menyediakan saluran offline

Menunjang penjualan atau pemasaran online jelas menjadi fokus utama Shopify untuk membantu para dropshipper. Oleh karena itu, mereka menyediakan fitur yang memungkinkan Anda untuk mengintegrasikan website dengan platform atau media sosial seperti Facebook, Pinterest, hingga Amazon untuk menjangkau target pasar lebih luas.

Di sisi lain, Shopify pun masih menyadari kekuatan dari penjualan offline. Jadi selain integrasi ke saluran-saluran online, ada juga penjualan langsung di toko-toko fisik apabila dropship yang Anda jalankan masih melibatkan metode offline.

4. Monetisasi website dalam satu klik

Untuk meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen, sistem dropship Shopify menyediakan Tombol Beli atau Buy Button. Dengan fitur ini, Anda dapat menyematkan produk apa pun, lalu menambahkan metode pembayaran yang diinginkan di website. Konsumen pun tak perlu mengulik lama-lama dan bisa segera melakukan pembelian dengan mengekliknya.

Sementara keuntungan untuk dropship adalah monetisasi website atau blog dalam satu kali klik. Pasang produk yang menurut Anda dibutuhkan konsumen dengan harga terjangkau agar keuntungan yang diperoleh bertambah secara signifikan.

5. Menyediakan pembayaran cryptocurrency

Konsumen membutuhkan lebih dari satu metode pembayaran, sebab preferensi mereka pun berbeda. Beberapa di antara mereka mungkin masih membutuhkan transfer ATM, ada pula yang sudah terbiasa menggunakan e-wallet. Shopify pun memastikan para pelaku usaha dropship dapat menyediakan metode pembayaran beragam untuk melancarkan transaksi.

Satu hal berbeda yang bakal Anda jumpai pada sistem dropship Shopify adalah tersedianya pembayaran dengan cryptocurrency seperti Bitcoin. Sehingga konsumen yang mempunyai mata uang kripto dapat membeli produk melalui metode tersebut.

sistem dropship Shopify- blog 1

6. Memeriksa belanjaan yang ditinggalkan

Abandoned cart merupakan fenomena umum yang dijumpai dalam e-commerce. Penyebabnya beragam, dari konsumen yang lupa menyelesaikan transaksi, lupa dengan data diri, atau sekadar mengecek harga barang. Menumpuknya ‘keranjang’ pun berpengaruh terhadap kinerja website, sehingga Shopify menghadirkan fitur yang membantu pemeriksaan belanjaan yang ditinggalkan.

Melalui sistem dropship Shopify ini, Anda juga dapat memeriksa perilaku konsumen yang mampir untuk belanja atau melihat-lihat. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui faktor penyebab abandoned cart dan memperbaikinya agar jumlahnya berkurang.

7. Ongkos kirim dihitung secara otomatis

Sejak 2017, Shopify sudah memungkinkan sistemnya untuk menghitung ongkos kirim secara otomatis pada tagihan pembayaran konsumen. Hal ini pula yang membantu mereka mengurangi kemungkinan konsumen meninggalkan belanjaan atau abandoned cart. Jadi, konsumen bisa segera melakukan pembayaran sesuai nominal yang ditampilkan.

Kemudian, Anda bisa menyediakan opsi-opsi lain, misalnya ongkos packaging untuk produk-produk yang membutuhkan pengamanan ekstra. Pastikan Anda hati-hati dalam menambahkan ongkos kirim atau layanan lain untuk mencegah kesalahan perhitungan.

8. POS Shopify menerima pembayaran global

Sistem dropship Shopify lewat ponsel semakin dioptimalkan karena jumlah transaksi melalui perangkat tersebut terus mengalami kenaikan. Oleh karena itu, Shopify membuka pembayaran secara global pada aplikasi POS (Point of Sales). Platform yang mereka kembangkan pun sudah menyertakan sistem pembayaran yang lebih simpel untuk konsumen yang memakai kartu kredit.

Aplikasi POS Shopify sejauh ini sudah kompatibel dengan sepuluh sistem operasi. Untuk iPhone serta iPad, sistem operasi minimal yang disarankan adalah iOS 11. Sementara untuk ponsel yang memakai Android, sistem operasinya minimal 5.0 Lollipop.

9. Diskon yang dapat meningkatkan penjualan

Kode untuk potongan harga atau diskon sebenarnya dapat menjadi alat yang membantu angka penjualan. Keunggulan ini pula yang bakal Anda dapatkan dari sistem dropship Shopify, karena mereka memberi kemudahan dalam tracking penggunaan. Fungsinya pun akan semakin maksimal saat Anda kombinasikan dengan kampanye penjualan tertentu.

Ada dua jenis diskon yang bisa Anda manfaatkan untuk mengoptimalkan penjualan, yakni diskon berbasis persentase atau harga. Keduanya akan memberikan hasil terbaik kalau Anda tahu strategi pemasaran yang tepat dan mampu mempromosikannya dengan copywriting yang meyakinkan.

10. Menunjang usaha dengan berbagai add-on

Selain dengan fitur-fitur default, sistem dropship Shopify dibantu juga dengan berbagai add-on yang bisa Anda dapatkan secara gratis maupun berbayar. Dengan add-on tersebut, Anda bisa mengelola website dari segi tampilan, pengaturan produk, hingga layanan konsumen. Jumlah add-on yang tersedia di toko Shopify sejauh ini ada lebih dari 1.200 item.

Meski jumlahnya banyak, pastikan add-on yang Anda instal sesuai kebutuhan, terutama untuk menunjang dropshipping yang dikelola. Terlalu banyak memasang add-on justru akan membuat website berantakan dan menurunkan minat konsumen untuk belanja di toko Anda.

Anda pun perlu menyiapkan strategi pemasaran produk yang berpengaruh besar terhadap penjualan dalam sistem dropship Shopify,. Pasalnya tak sedikit dropshipper yang kesulitan mendapatkan konsumen atau merugi meski produk yang ditawarkan menjanjikan. Risikonya terbilang cukup besar untuk pemula walau dropshipper profesional kadang mengalami kendala serupa.

Demikian informasi seputar fitur dan layanan yang berkaitan dengan sistem dropship di Shopify. Kalau Shopify adalah wadah yang tepat untuk memulai usaha tersebut, Anda bisa kunjungi website resmi mereka untuk mendapatkan informasi lebih lengkap terkait paket yang ditawarkan beserta kebijakan yang diberlakukan kepada para pengguna.

Related Post

7 Tips Membuat Web Shopify Dengan Gampang!

7 Tips Membuat Web Shopify Dengan Gampang!

Apakah Anda pernah mendengar tentang Shopify? Banyak dari Anda mungkin sudah pernah mendengarnya…

Read More >>
10 Aplikasi e-Commerce Bantu Bisnis Anda Semakin Lancar di 2021

10 Aplikasi e-Commerce Bantu Bisnis Anda Semakin Lancar di 2021

Ingin memulai bisnis online di tahun 2021? Pelajari dulu aplikasi-aplikasi e-commerce terbaik di…

Read More >>

Leave a Comment